Profesor
Linglung memberi kuliah siang ini, panas terik dan lapar dilupakan mahasiswa
kalau kuliah dengan Guru Besar satu ini, ada-ada saja pertanyaan usilnya,
“Saudara-Saudara, ada yang bisa membantu saya, lembaga tertinggi hukum di
negara ini apa?” tantangnya dengan muka penuh keusilan.
“MA
Prof,” kata Bedul.
Dengan
cepat dibalas oleh Profesor, “Salah besar.”
“KY,”
jawab Sisi asal.
“Ah
kamu ini mahasiswa atau bakul kacang,” ledeknya
“MK,
Prof,” takut-takut khawatir diledek Susilo mencoba menjawab.
“Kamu
mimpi atau ngingau,” makin usil Prof. Linglung
“Apa
kalau begitu Prof, mesti becanda ini,” para mahasiswa sudah tahu kalau
jawabannya pasti akan berupa sindiran.
“Menyerah?????
Ah mahasiswa macam apa kalian ini pertayaan gampang saja tidak bisa,” sadisnya
makin menjadi.
“Jawabanya
sepele, FPI, mesti kalian bertanya kan mengapa kan? Jelaskan keputusan MA saja
tidak mempan kog di depan FPI, perintah presiden saja mentah dan melayang entah
ke mana, mana salah saya?? Selamat siang, sampai ketemu lagi, ha...ha......”
sambil tertawa Prof. Linglung ke luar ruang.
“Ha...............ha............ketipu
lagi.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar